Rss Feed
    Showing posts with label DuniaKu. Show all posts
    Showing posts with label DuniaKu. Show all posts

  1. Here's nothing I wanna say but Alhamdulillahirrabilalamin, my Lord my Allah.

    Thank you very much for the chance, strength, health. If I had no blessings from You, I wouldn't have passed those tests. Thank you, I do.

    Thank you for y'all, who always there for supporting me in every words you say, every things you do, and every prayers you pray.
    Especially for my great mom, my great family and my great best-friends.

    Much of thank for you.


    Generous Doctor... here I come.





  2. Sore hari tiba lagi.
    Cukup lama menuju waktu matahari tenggelam, masih sekitar dua jam lagi, mungkin.
    Angin lembut menyapa lagi. Mengelus-ngelus pipiku ceria.
    Matarinya cukup terik, ketika kurasa mataku hanya terbuka setengah, menghindar dari silaunya cahaya orange yang sangat kusuka ini.

    Terasa, indah kini tersungging dibibir. Walau tanpa kaca, aku tahu ini senyum yang cantik.

    Lihat, gaun ini juga cantik, warnanya putih.
    Sepatu putih terpasang indah di kaki jenjangku. Bentuknya indah, seperti sepatu kaca milik cinderella, hanya saja yang ini warnanya putih, bukan bening. Hanya saja yang ini terbuat dari sutra, buka kaca. Malah lebih baik, bukan?

    Sebentar, sejak kapan rambutku bergelombang? Panjangnya sama, sedikit dibawah bahu. Ini, sangat cantik. Berkali-kali lipat cantik.
    Ah, hanya aku disini. Kalau bukan hanya aku, harus jilbab putih yang tergerai cantik, bukan rambut hitam.

    Dan, dudukku di atas ayunan. Ayunan berbantal putih dan beratap. Dudukku di pinggir, satu dudukkan tersisa disana, hanya terisi buku. Buku bersampul indah. Bukan gadget, bukan.

    Di depan, meja bundar dari kayu berdiri khidmat, menyuguhkan segelas kopi susu. Ya, baru saja aku mencicipinya, memang kopi susu kurasa. Kopi susu terenak yang pernah singgah di indera perasaku.

    Kusandarkan punggung dan kepalaku. Rasanya bahagia. Bahagia sekali. Hanya Tuhan yang mengerti besar bahagiaku sekarang.

    Dan, ayunan ini bergerak pelan. Aku tidak menggerakannya.

    Ketika, ada ia yang tersenyum, sambil mengambil buku bersampul indah itu, memindahkannya ke meja.
    Ia duduk, melihat ke depan, dan tersenyum.
    Ayunan ini bergerak lagi, lagi, lagi.

    Tinggi. Kukira, kepalaku akan sejajar dengan bahunya. Tapi tidak, kakiku jenjang. mungkin kepalaku dengan kepalanya tidak berbeda jauh tinggi.

    Putih. Kukira, kulitku akan coklat saat bersamanya. Tapi tidak, kulitku ternyata jauh lebih putih.

    Tuxedo putih terpasang rapi. Yang kulihat hanya tangannya, hampir sama dengan warna pakaiannya.
    Pun pita dan sepatu putih, terpasang disana rapi,  indah.

    Jilbab tetap tidak disini, hanya rambut yang melambai-lambai.

    Ada apa?
    Ternyata senyumku tidak hilang sejak tadi. Sejak ayunan bergerak.


    ---

    Dear, jodohku dan kebahagiaan. Kurasa cerita ini akan terjadi suatu hari. Aku membayangkan, hari itu cuaca di balkon luas kita sedang indah. Aku membayangkan, hari itu aku memutuskan untuk tidak bekerja, dan ada rekan kerja yang siap sedia menggantikan peranku, hingga orang sakit bisa cepat sembuh.
    Aku membayangkan, kau juga sama, melepaskan pekerjaanmu untuk sejenak, hingga kantung-kantung hitam di bawah mata itu kini hilang -kau tidur cukup.

    Dear, jodohku yang memegang bagian besar dari bahagiaku,
    Bahagia kita ternyata sederhana, kau tidak perlu repot-repot mengajakku ke tempat yang indah nan jauh.
    Hanya menyiapkan ini semua, di sore hari di atap rumah kita.
    Kita tersenyum kan?

    Dear, jodohku yang tampan segala-galanya,
    Aku memang benar-benar jadi wanita tercantik semenjak disisimu. Hatiku berkapi-kali lipat cantiknya, karena ketampanan hatimu. Terimakasih, jodoh.

    Dear jodohku yang teramat ku cinta,
    Aku berdoa agar kita benar-benar dijodohkan di akhirat kelak. Tidak hanya disini, di tempat yang sebentar waktunya. Kau juga berdoa yang sama, selalu. Ya?

    Dear jodohku.
    Terimakasih atas hatiku terpilih. Tetaplah disamping tubuh rapuhku.
    Pun aku, akan senantiasa dibelakang jiwa rapuhmu.

    Dear.. My dear..
    Stay healty, sampai kita benar-benar bertemu, menghalalkan pertemuan, dan menghabiskan waktu bersama.
    Jangan tersesat, aku yakin kau bisa sampai dengan selamat, kesini.

    Salam rindu dariku.
    Aku, your future woman.




  3. Kalau Kau mengizinkan dan meridoi..
    Dekatkan aku dengan cita-cita terbesar nomor tiga dalam hidup, being a generous doctor, in future.

    Tuhan... Tolong.

  4. rasanya, hidup itu akhir-akhir kok hambar ya..
    kadang bahagia, rata-rata nilai 3 dari 1 sampai 10. sering muramnya, bahkan sampai nilai 7 dari 1 sampai 10.


    dan ngomong-ngomong, aku sendiri saja sering tidak tahu kenapa suasana hati sekarang-sekarang ini semrawutnya ampun-apunan. kalah deh itu macet ibukota.

  5. Its been a long time sejak terakhir aku menulis yang berarti di sini. Yah.. terakhir, aku sempat meneruskan cerpenku sih. Itupun karena tugas dari sekolah. Kalau tidak, sepertinya aku akan vakum menulis –malas menulis- sampai liburan setelah kelulusan :D
    Aku memang senang sekali menulis. Apa saja. Tapi tidak kapan saja. Sekarang ini, karena sekian lama tidak terbiasa menulis, otakku biasanya mendet-mendet ketika mengetik. Setiap kalimat yang tertulis, telah memakan banyak energi. Sering buntu, lalu otakku akan meraung layaknya laptop ini saat pertama kunyalakan, dan dvd masih tersimpan di dalamnya. Yah.. cukup bekerja keras. Tapi aku senang bisa menulis lagi. Lega rasanya. Seperti merdekaaaaa! –dari kemalasan-. Sebagai permulaan, aku akan menulis apa saja yang dapat aku tulis (sebanyak mungkin) untuk merangsang kebiasaan menulis lagi J
    Mm, mungkin aku akan tentang liburan akhir sekolahku saja. Sekarang adalah tanggal 4 Januari 2012, dan aku sudah berada di semester akhir. Kesal rasanya, nanti ketika aku menulis, kata-kata “sekolahku” sudah tidak akan muncul lagi. Mm, sesekali sih mungkin, kalau aku menuliskan ketika aku pergi kesana dan mengurus ijazah, atau kembali untuk sekedar berkumpul sekali-dua, dan bertemu teman lama (benar-benar hanya akan sekali atau dua). Atau.. ketika aku sedang bernostalgia dengan fikiranku. Mengenang masa SMA yang... mmm... yah begitulah :D (lupakan).
    Kegiatanku? banyak sekali hahaha on list. On fact, tidak banyak. bangun tidur, sarapan, nonton televisi (asli sering marah-marah sendiri karena acara-acara liburan di tv completely suck), makan, tidur siang yang panjang, mandi, nonton tv lagi sampai dini hari. Beberapa hari bahkan tidak tidur malam. Setiap kali aku tidur panjang di siang hari, ketika bangun mantra yang biasanya kuucapkan adalah “its so suck!” selalu. Huuuuuh... melelahkan sekali bosannya. Kau tahu, tidak melakukan apa-apa seperti itu bisa membuat tekanan batin. Ingin melakukan sesuatu.. tapi malas. Ketika malas pergi, tidak ada yang bisa dilakukan. Stuck. Haha otakku stuck karena tidak dipakai lama, padahal yang bisa dilakukan sepertinya cukup banyak sih :p
    Okay, sebenarnya tidak setragis itu. Beberapa hari aku sempat menonton satu dua drama korea di dvd. Maraton, 2 hari selesai. Film-film barat yang sebelumnya sudah kusiapkan, tidak ditonton semuanya, tapi cukup banyak kok yang kutonton, lumayanlah. Novel pun aku tidak mendapatkan 1 pun karena aku malas mencarinya. Paling beberapa komik jadul berhasil kulahap. Seru juga, jadi ingat jaman SMP betapa aku sangat sangat menyukai komik (tapi setelah membacanya, sekarangpun aku menyukainya lagi). Dan bagian serunya, aku mendapatkan modem kembali (yang begini seru? Ckck miris). Yaaa kira-kira setahun mungkin, aku tidak memiliki modem. Dulu koneksi modemku payah, sampai mamaku malas mengisinya lagi. Payah! Payah! Payah! Ini sebab pertama, aku vakum menulis (super duper alibi! Itu bohong!). dan karena sekarang sudah ada modem yang baru, aku mencoba mengisi lagi blogku yang mati suri ini.. (kata-kata Albreto). Uh, sedih sekali melihat blog ini. Isinya hanya tulisan-tulisan yang bahkan dulu kubuat di satu musim, dan kuposting di musim-musing selanjutnya (maka dari itu kebanyakan labelnya sama, tentang seseorang-ku yang dulu ekeke). Beberapa cerita bersambungku juga belum diteruskan. Masalahnya, aku lupa bagaimana terusannya! Itu ketika aku berada di semester 3! Payah. Tapi aku akan mengingatnya kembali, dan menuliskannya untukmu (blog) J. aku juga pernah berencana memposting beberapa hasil makalah scienceku terutama yang sulit, untuk mereka yang membutuhkan referensi. Karena yang kurasakan, ada satu-dua tema makalahyang referensinya sulit ditemukan di internet, harus di buku. Tapi tidak jadi, tertahan ketidakmungkinan aku memposting tanpa modem sendiri :D
    Mm, ngomomg-ngomong masalah vakum, aku lupa alamat dan password account tumblrku. Payah sekaliiii. Dan ngomomg-ngomong tentang kepayahan, aku juga belum mengerjakan tugas dari babeh, practice buat national exam ataupun snmptn, juga belum sama sekali meneruskan garapan novelku! Ah.. tentang novel... mungkin aku tidak akan bisa menyelsaikannya di masa SMAku. Mungkin baru selesai tahun depan -_-. Banyak menulis cepen sajalah ya, biar tulisanku lebih terlatih. Aku ingin novel pertamaku tidak jelek-jelek amat xixixi.
    Oya, cerpen yang ditugaskan dari sekolah kapan-kapan (mungkin saja) akan kuposting di sini. Nilainya membuatku gembira, walaupun tidak besar-besar amat. Teman-temanku juga suka, dan bagian menyenangkannya, aku senang (sekaligus cemas) melihat raut teman-temanku ketika membaca cerpenku.... sampai selesai dengan raut yang... ah! Begitu deh, susah dijelaskan. It was a great feelings membuat orang lain puas akan karyaku ;).
    Hmm.. untuk posting selanjutnya, belum kuputuskan. Mungkin tulisan jadulku –yang rencananya sudah lama ingin kuposting- atau terusan cerita SMAku, atau note-note kecil yang ada di notes handphoneku. Lihat saja nanti :D
    Dan terakhir, terimaksih bagi yang telah membaca coretanku ini.. semoga berkenan dengan pengalamanku yang membosankan. Setidaknya kau harus bersyukur dengan liburan-liburanmu dengan banyak hal yang bisa dilakukan :p.
    Sekian dulu untuk sekarang, ah.. rasanya senang bisa menulis kembali :)
    Sampai jumpa!

  6. Ruang Makan

    Tuesday


    Barisan kedua dari belakang, paling pojok dekat pintu. Itu bangku kami. Kami selalu disana. Tidak pernah berpindah-pindah seperti yang lain. Entahlah sejak kapan, bangku itu menjadi bangku paten kami. Saya, entah sejak kapan pula mempunyai sebuah ikatan. Tidak rela bila seseorang selain kami bersantap ria atau sekedar duduk-duduk di sana, saat kami akan dan sedang di ruangan itu.
    Ketika ada seorang teman bergabung dengan kami di bangku itu, saya kesal. Sumpah saya kesal. Alasanya karena ia bukan kami. Bangku itu menjadi tempat khusus kami. Setidaknya itu yang saya rasakan. Apapun dapat kami bicarakan disana. Apapun selalu kami lakukan disana. Hanya dengan kami. Disana, kami menyatu.
    Pernahkah kalian menyadari kenyamanan selalu menyertai ketika kita disana, bersama? Sadar tidak kita selalu bahagia walau sekecil apapun dan bagaimanapun keadaan sebelumnya? Saya selalu. Rasanya menyenangkan apalagi ketika bagian kita saling berbicara jujur. Ingat tidak, kita pernah membahas tentang ‘jurang pemisah’? se-detail apapun kita mencoba menyelsaikan masalah kita, se-besar apapun kita berusaha, justru membuat kita semakin jauh. Seperti ada jurang pemisahnya.
    Sejujurnya, saya merasakan itu juga, teman-teman terkasihku. Jurang pemisah. Sekalipun ketika kita dekat sedekat apapun, tetap saja rasanya aneh, jurang pemisahnya sulit untuk tidak dirasakan. Masih terasa. Saya heran, kenapa seperti itu ya?
    Maaf, bila dengan tidak disadari saya menjadi komponen pembangun jurang menyebalkan itu, teman-teman.
    (16 September 2010.)

  7. i have no idea to write somethin' now. but i have a thing that i wanna tell so long then.
    its about my beloved great class. electone.


  8. "iren!"
    aku yang sedang sendirian di kost, terkejut dengan kedatangan ribut-ribut nya mereka. sore tadi, mereka memang pergi berenang dan mengajakku, tapi aku menolak. selain karena merasa sedikit pusing, aku juga malas keluar sebenarnya.
    "ayo makan ren! ikut ya?"

    "loh udah pulang lagi? makan kemana? yampun kenapa ga langsung nyari makan aja, pake ke kostan dulu bil.."

    "iya kan mau ngajak anak kost hihi. kemana aja, yang penting makan. ayo ikut! eh ini aku cuma bawa lima puluh ribu gimana ya cukup ga ya?"

    "ya cukup lah bil gila! makannya yang mumer aja tapi hehe"

    "o iya hihihi yang murah tapi enak ya!"
    blablabla...

    awalnya sih aku malas ikut apalagi tujuanya belum jelas mau mencari makanan kemana. tapi karena mereka sudah baik sekali menjemput kami (aku dan anak kost yang lain) akhirnya aku memutuskan untuk ikut.
    setelah acara ribut-ribut di kamar, teriak sana sini mengajak tiara, kiki (anak kost) makan malam bersama, ribut karena elin (anak kost yang ikut berenang) sibuk menyimpan baju kotornya, dan ada juga waktu itu yang ribut meminta sisir, handuk yang masih menempel di rambut, dan berdebat tentang tempat tujuan. akhirnya kami berangkat berenam.
    di perjalanan juga sempat ribut tentang tempat makan. entahlah aku tidak ingat apa saja tempat makan yang direkomendasikan. yang aku ingat, waktu itu tujuan awal kami akan berkunjung ke tempat seafood tapi tujuan berubah entahlah mengapa aku juga bingung. sempat ada yang ingin masakan padang, bakso, dan pilihan akhir adalah sate padang pinggir jalan yang murah meriah dan karena kebetulan masih sedikit di antara kami yang pernah mencobanya, jadi kami memutuskan untuk makan sate padang saja.
    sembari memesan, kami mengambil beberapa foto, banyak sebenarnya. tapi ini yang paling bagus :)

    tiara, abil, aku, tata, elin dan akma yang memotret, thanks hun ;))

    sekedar kesanku, ketika perjalanan pulang aku merasa mual. oh tuhaaan, padahal jaraknya dekat hanya sekitaran tasik tapi rasanya seperti perjalanan tasik-surabaya bahkan lebih -______-'
    mungkin karena aku baru pertama kali mencicipi sate padang atau memang satenya yang aneh --" atau aku memang mabuk kendaraan jarak dekat waktu itu atau memang aku sedang pusing entahlah..

    past experience

  9. untungnya sih hari senin pagi sampai siang aku tidak kebagian kerja apapun, karena acara yang aku pegang jadwalnya hari rabu.
    nah, karena alasan aku tidak sibuk di hari senin, dan aku mempunyai sedikit pengalaman di perlombaan bahasa inggris (maaf bukannya pamer hihi) jadi aku di amanati menjadi perwakilan kelas untuk speech contest antar kelas. yep dan akhirnya, tanpa preparation yang matang aku berani tampil setelah lama menimbang-nimbang antara tampil atau... kabur!
    dari 3 tema yang diberikan panitia, aku memilih "green life style" setelah meminta pendapat dari temanku. alasanya, tema yang lain susah kalau tidak mengikutsertakan unsur-unsur agama sementara dalam pidato seperti ini mana berani aku berbicara agama.
    ini pidatonya (dan serius, bahasa juga kualitas pengertian aku pikir sangat rendah, mohon dimaklumi, aku membuatnya hanya sebentar dan itupun referensi dari internet dan temanku membantu menerjemahkan)

    Green lifesyle
    "wow, what a hot day!" have you ever heard those words from most people nowadays when even in the winter? or maybe you also always scream it when you're outside? you are right!

    the existing datas show us that our earth keep increasing temperature from years to years. you also could realize that so many disasters happen on our earth. such us flood, storm, and the unpredictable rainfall.

    okay, wake up!
    all these show us that our planet is getting a distraction. this is related with the hot issues "Global Warming". you know that global warming is increasing in average temperature earth surface. the greatest contributor is the humans. besides, also from vehicle gas, modern factories, and diminishing trees caused by human act.

    how could we reduce global warming impact? we have to try with applying green lifestyle in our life. green life style not only plant a tree and do not diminishing tree, but also many others.
    i would mention the examples from what we have to do in applying green lifestyle.

    1. save electicity consumpsion and fuel oil

    2. as much as possible using a bicycle or polution-free vehicles

    3. designing residential with air circulation and natural lighting

    4. using "reduce" concept, "reuse" concept "recycle" concept on using goods

    5. felling trees followed by planting a tree again.

    as you know that the most important and the easier that we could do is about a tree. plant a tree. one tree, one human. imagine! if we could plant one human one tree, how fresh how green our earth soon.
    and most importantly, we as a prety good human, could reduce the impact of global warming in our beloved earth.
    so, let's plant a tree for save our earth.
    at last, i would sing a song for our earth. the title is "heal the world"
    "heal the world"
    "make it better place"
    "for you and for me and the entire human race"
    "there are people dying"
    "if you care enough for the living"
    "make it better place for you and for me"
    that's all my speech, i apologize for my mistakes in this speech. thankyou.
    ah, aku pikir itu memang tidak cocok sekali dijadikan speech. apalagi kalau perlombaanya antar sekolah. isinya tidak menunjukan 'gereget' bahwa memang bumi kita ini sudah akan hancur dan kita sebagai manusia ynag menempatinya harus ikut bersumbangsih dalam pemeliharaan bumi. diantaranya ya dengan green lifestyle ini. tapi sudahlah, kan ini perlombaan kelas dan memang tidak banyak persiapan.
    aku juga tidak mengharapkan kemenangan. kalah menang kan wajar. dalam sebuah persaingan. yang terpenting aku sudah menghargai diriku sendiri dengan membuang jauh-jauh niatan untuk kabur hehe. juga menghargai teman-temanku yang sudah mempercayakan ini padaku. untungnya, dalam berbagai hal masih ada "untungnya"

  10. happy monday yang bukan monster day semua..
    Akhir-akhir ini, aku merasa kalau hidupku yah.. Lebih punya cerita lah. Setidaknya walaupun aku belum, belum menjadi peran utama di dalam sinetron kacangan ini, tapi aku tetap dan selalu menjadi peran utama dalam hidupku.

    dari jauh-jauh hari, aku dan teman-temanku menunggu senin ini. Banyak sekali acara sekolah yang menunggu untuk dinikmati. Yeah program osis salah satunya yang dari kapan entahlah telah diatur dan direncanakan. tetapi sekarang harus rela bersaing dengan acara pembina osisnya sendiri, entahlah apa namanya (yang jelas program bahasa). memang mungkin niatnya disini tidak ada pembandingan-pembandingan antara program 1 dan yang lainya. tapi faktanya, 2 hal serupa namun tidak sama dalam satu lingkup itu pasti dibandingkan. Padahal logikanya, pembina osis seharusnya dan bahkan pasti sudah tau atas program osis didikanya yang akan dilaksanakan. Tapi tetap saja dia menambah acara di luar program dan kabarnya pihak sekolah pun tidak tahu atas program dadakan pak pembina. Jadinya, ya tabrakan di hari-hari yang sama dengan acara berbeda dan pengurus (osis, mpk-tutor) yang notabene orangnya itu-itu saja. Bisa bayangkan kemungkinan terburuknya kan? Pasti. Manusia tidak akan fokus terhadap 2 hal. Acara 1, terlantar...

    Nah, sementara aku sendiri pun terlibat di dua acara menggiurkan itu. dalam acara osis, aku ditawari menjadi salah satu pantia di bidang art. tentu saja aku menerima dengan senang hati -tergiur sertifikat-. dan dalam acara bahasa, aku juga dan temanku tiara bersama-sama menjadi panitia di bagian ELC (English Center Learning) karena aku salah satu dari tutor junior sekolahku.
    susunan acaranya seperti ini,
    hari senin-rabu diadakan 2 acara sekolah 1. Happy Art and Sport dan
    2. English Learning Center and Project with BIS (Bandung International School) students. pengurusnya dari osis, mpk juga tutor junior (angkatan 7).

    (bersambung..)

  11. -->
    Jaman smp
    Kalau inget jaman-jaman smp enak banget segala-galanya deh. Mulai dari sekolah, temen, keluarga, ah semuanya. Pulang sekolah jam 1 langsung maen lama sampe sore. Mau motoran, jalan-jalan, atau cuma curhat-curhat di kamarnya temen (hehehehe favorit) semuanya nyenengin. Beli es krim, coklat, majalah, nyaloooon *huaaaaahaha kangen, selonjoran, sama sekali ga mikirin pr,baca komik, beli mie ayam, nongkrong lagi. Enak banget yah ?
    Internet di rumah juga ada ga usah ke warnet. IH itu tuh yang saya iri-in dari masa-masa smp saya. jaman-jaman smp internet buat apa? Friendster paling (jaman smp saya sih..belum kenal banyak ini-itu ini-itu). Facebook belum musim. Paling kalo ada tugas ya kepake lah dikit banyaknya tetep fs. Hayoh aja ngegugulung fs sampe rame banget dah tuh layout HUAHA jijk -,-. Akhirnya karena pagi siang malam ketemu pagi lagi (beneran begadang loh itu, serius) saya terus aja maen internet tanpa tujuan (paling fs-an sama yahoo answer) dan JEDEEEEEER. Sebulan itu mama saya musti bayar kira-kira setengah jeti rupiah buat biaya saya main fs. Ehehhehehheheehehehe :D
    Cerita diomel-omelin mah pasti. Ya gitudeh. Diomelin pokoknya saya. Maaf ya ma, namanya anak muda (?)
    Jaman sma
    Akhirnya tiba saatnya saya beranjak dari tempat ternyaman saya masa-masa indah dan beralih ke masa-masa lebih indah (kata orang gitu, kata saya GAK!) ya maksud saya ke masa-masa saya jadi lebih pendiem dikarenakan faktor stress (apa nyambungnya? emang iya saya jadi pendiem?). Takdir pun mengatakan saya harus sekolah jauh dari rumah dan langsung aja, sekarang saya kost karena keadaan gak ngedukung kalau harus pp tasik – rumah . (keterangan tempat dan waktu sedikit meloncat-loncat *kodok kali* disesuaikan kebutuhan ehehe).
    Sekarang boro-boro internet, makan aja susah. (males nyari, masak. Gak ada yang nyariin apalagi masakin)
    Sekarang : mulai dari nyapu nih. Nyapu yang ngerjain saya lah siapa lagi hehehehehe maaf lin kayanknya kamu yang sering :) Ngepel juga saya sama elin tapi seringan elin hehehe *makasih banyak ya lin kalo gak ada kamu kamar kita kayak apa kali tau deh*. Nyuci saya sendiri meski tidak semuanya, yang serangam saya bawa pulang takut gak bersih. Masak juga berdua aja sama elinku. Nyuci piring sama elin. Apa lagi ? Oya ditambah pulang sekolah sore banget jam 5 kadang lebih. Belum PR yang setumpuk gitu gila (heran deh sekolah saya, udah sampe sore, PR nya selalu banyak lagi) terus sama sekali gak ada fasilitas penghibur (read:televisi). Waw ! kalau di deskripsikan gini emang saya sama temen-temen kost yang lain keliatan menderita ya !
    Tapi sebenarnya gak seburuk itu ko. Ya at least, kami masih saling memiliki dan menyayangi (HUAHAHA) jadi apapun rintangan dan halangan selama di kost , kami atasi dengan meng-gosip dan mengabaikan PR di malam hari. Seenggaknya itu membuat saya –kami mungkin- lebih mendingan. Ckckckck.
    Jadi intinya, SAYA PENGEN MODEM NIH. Hehehehe
    SMA dooooong SMA , banyak kebutuhan yang menyangkut dunia maya. Internet dibutuhkan bahkan penting banget. Ya sudah lah pemirsa, doain saya yah semoga uangnya bisa terkumpul dengan lancar dan cepet. Rencananya emang mau pake uang sendiri belinya. :)